Kalau ada yang berpendapat hidup itu seperti roda yang berputar, diriku adalah bukti nyatanya. Beberapa tahun yang lalu, nama saya hanya Fauzi, seorang pemuda yang sehari-hari bergelut dengan oli bekas, bau bensin, dan debu jalanan di salah satu bengkel kecil kawasan Bandung dan sekitarnya. Tangan kasar, kuku hitam karena oli yang sulit hilang, … Read More
Nama saya Herman. Bila melihat saya berdiri di balik meja kasir toko alat musik paling komprehensif di kawasan Semarang saat ini, mungkin tidak ada yang menyangka bahwa belasan tahun lalu, tangan saya kapalan bukan lantaran merakit gitar mahal, melainkan karena memetik senar gitar akustik tua di pinggir jalanan Simpang Lima. Hidup sebagai pengam… Read More